This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label SHU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SHU. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Januari 2019

Tugas 6 Softskill Ekonomi Koperasi "Sisa Hasil Usaha"


Tugas 6 Softskill Ekonomi Koperasi "Sisa Hasil Usaha"

Nama   : Henki Ofin
NPM    : 13216273
Kelas   : 3EA09





Sisa Hasil Usaha
Sisa Hasil Usaha (SHU) Peranan Koperasi sangatlah penting dalam  menumbuhkan  dan mengembangkan  potensi ekonomi rakyat serta dalam  mewujudkan demokrasi ekonomi yang  mempunyai  ciri - ciri  demokratis,  kebersamaan,  kekeluargaan  da n  keter bukaan. Menurut Hodsay (2015)  menjelaskan bahwa Sisa Hasil Usaha  (SHU) merupakan laba atau keuntungan  yang diperoleh Koperasi pada suatu  periode tertentu yang akan digunakan oleh  anggota untuk memenuhi kebutuhannya.
Berdasarkan pengertian diatas maka dapat dipahami bahwa Sisa Hasil Usaha (SHU)  adalah  pendapatan  Koperasi  dalam  melaksanakan unit usahanya setelah  dikurangi berbagai biaya yang dibebankan  selama periode tertentu yang digunakan  untuk memenuhi kebutuhan anggotanya  demi meningkatkan kesejahteraan anggota. Sisa Hasil Usaha (SHU) dapat berkembang  dengan baik apabila anggota Koperasi  sangat antusias dalam hal melakukan  transaksi  dalam  kegiatan  Koperasi,  sehingga anggota yang sering melakukan  transaksi tersebut akan mendapatkan  pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang  setimpal sesuai dengan jumlah belanja  yang dilakukan oleh setiap anggota pada  Koperasi.
 Dalam setiap tahunnya Sisa  Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh  Koperasi disisihkan dan dibagi untuk  keperluan:  cadangan  koperasi,  jasa  anggota, dana pe ngurus, dana pegawai, dana pendidikan, dana sosial dan dana  pembangunan daerah kerja. Adapun cara  dan besarnya penyisihan Sisa Hasil Usaha  (SHU) ditetapkan dalam Rapat Anggota  Tahunan (RAT) masing - masing Koperasi  ( Albana  dan  Kusumantoro,  2015 )

Sumber : Dwinta Mulyanti dan Rina

Selasa, 09 Oktober 2018

Tulisan 2 Softskill Ekonomi Koperasi "Jurnal Ekonomika"


Tulisan 2 Softskill Ekonomi Koperasi "Jurnal Ekonomika"
Nama  : Henki Ofin
NPM   : 13216273
Kelas   : 3EA09


Judul
PENGARUH JUMLAH ANGGOTA TERHADAP PEROLEHAN SISA HASIL USAHA MELALUI PARTISIPASI ANGGOTA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM WISUDA GUNA RAHARJA DENPASAR TAHUN2012-2014
Jurnal
Jurnal Jurusan Pendidikan Ekonomi (JJPE)
Volume dan Halaman
Volume: 5 Nomor: 1
Tahun
2015
Penulis
Monica Tria Cahyani
Reviewer
Henki Ofin
Tanggal
Oktober 2018
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung antara jumlah anggota terhadap perolehan sisa hasil usaha pada Koperasi Simpan Pinjam Wisuda Guna Raharja Denpasar tahun 2012-2014, dan pengaruh tidak langsung antara jumlah anggota terhadap perolehan sisa hasil usaha melalui partisipasi anggota pada Koperasi Simpan Pinjam Wisuda Guna Raharja Denpasar tahun 2012-2014.
Subjek Penelitian
Koperasi Simpan Pinjam Wisuda Guna Raharja Denpasar tahun 2012-2014
Metode Penelitian
Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif  yang bertujuan untuk menggambarkan  keadaan atau suatu fenomena yang terjadi  di koperasi. Data yang diperlukan dalam  penelitian ini berupa jumlah anggota,  partisipasi anggota dan  sisa hasil usaha  periode tahun 2012-2014. Variabel dalam penelitian ini adalah jumlah anggota dan partisipasi anggota sebagai variabel bebas sedangkan SHU merupakan variabel terikat. Jumlah anggota disimbolkan dalam (X1) dan partisipasi anggota disimbolkan dalam (X2) yang akan mempengaruhi variabel terikat yaitu SHU disimbolkan dalam (Y). Dengan penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran kepada pihak koperasi mengenai pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung  antara jumlah anggota terhadap perolehan usaha melalui partisipasi anggota Subjek penelitian ini adalah Koperasi Simpan Pinjam Wisuda Guna Raharja Denpasar, sedangkan obyek dalam penelitian ini adalah jumlah anggota, partisipasi anggota dan sisa hasil usaha padan Koperasi Simpan Pinjam WisudannGunanRaharja Denpasar tahun 2012 sampai 2014. Dalam penelitian ini jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Data kuantitatif berupa laporan keuangan yaitu neraca periode tahun 2012 sampai 2014 pada koperasi Wisuda Guna Raharja Denpasar. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Data sekunder berupa jumlah anggota, partisipasi anggota dan sisa hasil usaha periode tahun 2012 samapai 2014.
Hasil Penelitian
Berdasarkan pengolahan SPSS diperoleh hasil pengaruh langsung  jumlah  anggota terhadap sisa hasil usaha  yang dilihat dari t hitung sebesar 2,340 > t tabel sebesar 1,692 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya menunjukkan bahwa ada antara jumlah anggota dengan sisa hasil usaha. Besarnya pengaruh jumlah anggota terhadap sisa hasil usaha ditunjukkan  dari Standardized Coefficients Beta sebesar 0,353 dan tingkat signifikansi ditunjukkan dari nilai sig sebesar 0,022 yang lebih kecil dari 0,05.

Pengaruh tidak langsung antara jumlah anggota terhadap perolehan sisa hasil usaha melalui partisipasi anggota pada Koperasi Simpan Pinjam Wisuda Guna Raharja Denpasar tahun 2012–2014 Berdasarkan pengolahan SPSS diperoleh hasil pengaruh tidak langsung antara jumlah anggota terhadap sisa hasil usaha melalui partisipasi anggota. Dari hasil SPSS tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah anggota dan variabel partisipasi anggota berpengaruh signifikan terhadap variabel sisa hasil usaha yang ditunjukkan dari nilai t hitung untuk jumlah anggota sebesar 2,453 dan untuk partisipasi anggota sebesar 1,809 > t tabel sebesar 1,692 dan tingkat singnifikansi untuk variabel jumlah anggota dan partisipasi anggota sebesar 0,026 dan 0,005 yang lebih kecil dari 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima.Besar pengaruh secara tidak langsung dari jumlah anggota terhadap sisa hasil usaha melalui partisipasi anggota ditunjukkan oleh Standardized Coefficients Betasebesar 0,353 x 1,831 = 0,646. Besar pengaruh secara langsung dari jumlah anggota ditunjukkan oleh Standardized Coefficients Beta yaitu 0,353 dengan taraf sigifikan sebesar 0,022. Kesimpulan hasil analisis jalur menunjukkan bahwa jumlah anggota dapat berpengaruh langsung ke sisa hasil usaha dan dapat juga berpengaruh tidak langsung terhadap sisa hasil usaha melalui partisipasi anggota. Besarnya pengaruh langsung adalah 0,353 sedangkan besar nya pengaruh tidak langsung harus dihitung dengan mengalikan koefisien tidak langsungnya yaitu (0,353) x (1,831) = 0,646. Oleh karena koefisien hubungan tidak langsung lebih besar dari koefisien hubungan langsung, maka dapat disimpulkan bahwa sisa hasil usaha lebih dominan dipengaruhi oleh pengaruh tidak langsung melalui partisipasi anggota. Dengan kata lain paratisipasi anggota dalam menunjang sisa hasil usaha dalam menjelaskan pengaruh jumlah anggota relatif tinggi
Kelebihan Penelitian
Kelebihan penelitian ini menggunakan Model kerangka teoritis yang dibangun menggambarkan adanya variabel mediasi/intervening. Dan Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi
Kekurangan Penelitian
Penelitian ini tidak menampilkan hasil dokumentasi
Keterkaitan terhadap Ekonomi Koperasi
Penelitian ini berhubungan dengan materi koperasi yaitu:Sisa hasil usaha menurut UU No.25/1992, tentang perkoperasian, Bab IX, pasal 45.
  • SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota.
  • Besarnya pemupukan modal dana cadangan ditetapkan dalam rapat Anggota
  • Penetapan besarnya pembagian kepada para anggota dan jenis serta jumlahnya ditetapkan oleh Rapat Anggota sesuai dengan AD/ART Koperasi.
  • Besarnya SHU yang diterima oleh setiap anggota akan berbeda, tergantung besarnya partisipasi modal dan transaksi anggota terhadap pembentukan pendapatan koperasi.
  • Semakin besar transaksi (usaha dan modal) anggota dengan koperasinya, maka semakin besar SHU yang akan diterima.