|
Metode Penelitian
|
Metode Penelitian
ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau suatu fenomena yang terjadi di koperasi. Data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa jumlah anggota, partisipasi anggota dan sisa hasil usaha periode tahun 2012-2014. Variabel dalam penelitian
ini adalah jumlah anggota dan partisipasi anggota sebagai variabel bebas sedangkan
SHU merupakan variabel terikat. Jumlah anggota disimbolkan dalam (X1) dan
partisipasi anggota disimbolkan dalam (X2) yang akan mempengaruhi variabel
terikat yaitu SHU disimbolkan dalam (Y). Dengan penelitian ini diharapkan mampu
memberikan sumbangan pemikiran kepada pihak koperasi mengenai pengaruh langsung
dan pengaruh tidak langsung antara
jumlah anggota terhadap perolehan usaha melalui partisipasi anggota Subjek penelitian
ini adalah Koperasi Simpan Pinjam Wisuda Guna Raharja Denpasar, sedangkan
obyek dalam penelitian ini adalah jumlah anggota, partisipasi anggota dan
sisa hasil usaha padan Koperasi Simpan Pinjam WisudannGunanRaharja Denpasar
tahun 2012 sampai 2014. Dalam penelitian ini jenis data yang digunakan adalah
data kuantitatif. Data kuantitatif berupa laporan keuangan yaitu neraca periode
tahun 2012 sampai 2014 pada koperasi Wisuda Guna Raharja Denpasar. Sumber
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Data
sekunder berupa jumlah anggota, partisipasi anggota dan sisa hasil usaha
periode tahun 2012 samapai 2014.
|
|
Hasil Penelitian
|
Berdasarkan
pengolahan SPSS diperoleh hasil pengaruh langsung jumlah anggota terhadap sisa hasil usaha yang dilihat dari t hitung sebesar 2,340
> t tabel sebesar 1,692 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya
menunjukkan bahwa ada antara jumlah anggota dengan sisa hasil usaha. Besarnya
pengaruh jumlah anggota terhadap sisa hasil usaha ditunjukkan dari Standardized Coefficients Beta sebesar 0,353
dan tingkat signifikansi ditunjukkan dari nilai sig sebesar 0,022 yang lebih
kecil dari 0,05.
Pengaruh
tidak langsung antara jumlah anggota terhadap perolehan sisa hasil usaha
melalui partisipasi anggota pada Koperasi Simpan Pinjam Wisuda Guna Raharja Denpasar
tahun 2012–2014 Berdasarkan pengolahan SPSS diperoleh hasil pengaruh tidak
langsung antara jumlah anggota terhadap sisa hasil usaha melalui partisipasi
anggota. Dari hasil SPSS tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah
anggota dan variabel partisipasi anggota berpengaruh signifikan terhadap variabel
sisa hasil usaha yang ditunjukkan dari nilai t hitung untuk jumlah anggota sebesar
2,453 dan untuk partisipasi anggota sebesar 1,809 > t tabel sebesar 1,692 dan
tingkat singnifikansi untuk variabel jumlah anggota dan partisipasi anggota
sebesar 0,026 dan 0,005 yang lebih kecil dari 0,05, maka H0 ditolak dan H1
diterima.Besar pengaruh secara tidak langsung dari jumlah anggota terhadap
sisa hasil usaha melalui partisipasi anggota ditunjukkan oleh Standardized
Coefficients Betasebesar 0,353 x 1,831 = 0,646. Besar pengaruh secara
langsung dari jumlah anggota ditunjukkan oleh Standardized Coefficients Beta yaitu
0,353 dengan taraf sigifikan sebesar 0,022. Kesimpulan hasil analisis jalur menunjukkan
bahwa jumlah anggota dapat berpengaruh langsung ke sisa hasil usaha dan dapat
juga berpengaruh tidak langsung terhadap sisa hasil usaha melalui partisipasi
anggota. Besarnya pengaruh langsung adalah 0,353 sedangkan besar nya pengaruh
tidak langsung harus dihitung dengan mengalikan koefisien tidak langsungnya yaitu
(0,353) x (1,831) = 0,646. Oleh karena koefisien hubungan tidak langsung
lebih besar dari koefisien hubungan langsung, maka dapat disimpulkan bahwa
sisa hasil usaha lebih dominan dipengaruhi oleh pengaruh tidak langsung
melalui partisipasi anggota. Dengan kata lain paratisipasi anggota dalam
menunjang sisa hasil usaha dalam menjelaskan pengaruh jumlah anggota relatif
tinggi
|
|
Keterkaitan terhadap Ekonomi
Koperasi
|
Penelitian ini berhubungan dengan materi
koperasi yaitu:Sisa hasil usaha menurut UU No.25/1992, tentang perkoperasian,
Bab IX, pasal 45.
- SHU
setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa
usaha yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta
digunakan untuk keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan
koperasi, sesuai dengan keputusan Rapat Anggota.
- Besarnya
pemupukan modal dana cadangan ditetapkan dalam rapat Anggota
- Penetapan
besarnya pembagian kepada para anggota dan jenis serta jumlahnya
ditetapkan oleh Rapat Anggota sesuai dengan AD/ART Koperasi.
- Besarnya
SHU yang diterima oleh setiap anggota akan berbeda, tergantung besarnya
partisipasi modal dan transaksi anggota terhadap pembentukan pendapatan
koperasi.
- Semakin
besar transaksi (usaha dan modal) anggota dengan koperasinya, maka
semakin besar SHU yang akan diterima.
|